minimnya anggaran bapedalda yang hanya 3 koma 91 milyar dari total apbd kalbar 1 triliun tidak menyurutkan komitmen institusi ini untuk terus meningkatkan konerjanya terhadap dampak lingkungan hidup.
meskipun pada 2009 mendatang, atas usulan dprd pemerintah telah dinaikkan anggaran menjadi 4 koma 42 milyar, namun hal ini masih tergolong kecil untuk institusi jika dilihat dari besarnya tugas dan tanggung jawabnya.
Fakta menunjukkan berbagai langkah telah dilakukan bapedalda kalbar, mulai dari pemantauan kualitas air dan udara, peti, pemantauan titik api, kampanye lingkungan hidup hingga adiwiyata dan green and clean school.
Kepada RRI seusai acara refleksi dan evaluasi kegiatan 2008, kepala bappedalda kalimantan barat ir. tri budiarto mengakui, selama ini pihaknya sudah melakukan langkah kecil yang konstruktif untuk menyelesaikan persoalan besar yang dihadapi di kalimanyan barat.
Karenanya, sebelum pemberlakuan undang-undang tentang keterbukaan informasi publik pada 2009 mendatang, pihaknya sudah melakukan ketransparanan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat pun memiliki hak untuk bertanya kepada badan atau dinas publik dan mendapat jawaban, atas pertanyaan yang diajukan baik lisan maupun tertulis.
Untuk itu perhatian, keterlibatan dan dukungan berbagai pihak terhadap arti pentingnya lingkungan hidup harus terjalin semakin baik.
Hal ini harus didukung semakin baikknya issue lingkungan hidup menjado issue global disamping masih terjadinya aktifitas yang bersifat eksploitatif terhadap sumber daya alam.
Namun menyadariu masih banyaknya permasalahan atau kerusakan lingkungan hidup yang harus diselesaikan, maka harus ada persepsi penyebarluasan tentang arti pentingnya lingkungan hidup bagi semua makhlu di begeri ini. (manta-RRI)