Semenjak penancapan tiang pertama awal tahun 2008 sampai saat ini nyaris pembangunanan dinding panjat tebing-FPTI Kalbar tak tersentuh lagi dan bahkan tak terawat. Alasan klasik kekurangan dana menjadi faktor penyebab utamanya.
Saat di konfirmasi mengenai terhambatnya pembangunan fasilitas yang dicita-citakan oleh atlet panjat tebing satu tahun silam itu, Sekretaris pengprop FPTI Kalbar Hery mengatakan, Pembangunan dinding Panjat tebing yang berlokasi di komplek olahraga Khatulistiwa pada awalnya merupakan swadaya sendiri dari pengurus FPTI yang berharap dilanjutkan oleh Koni maupun Dispora propinsi Kalimantan Barat.
Berdasarkan pantauan RRI Sport di lokasi pembangunan dinding panjat tebing yang berlokasi tepat di depan Stadion sepakbola Sultan Syarif Abdurrahman itu, kondisinya sangat memprihatinkan, sejak penancapan tiang pertama awal 2008 lalu hingga kini belum ada perubahan sedikitpun, bahkan tiang-tiang dinding sudah mengalami pengaratan. Sementara rumput tebal setinggi hampir dua meter tumbuh subur di lokasi pembangunan.
Kondisi yang sungguh mengundang keprihatinan dari pengurus FPTI sendiri ditengah ketidak berdayaan mereka mencarikan dana yang memadai untuk membangun fasilitas olahraga dan bahkan agenda kejurnas panjat tebing yang direncanakan di kalimantan Barat awal mei ini harus dibatalkan.
Untuk itu Herry selaku sekretaris Pengprop FPTI Kalbar banyak berharap kepada Koni maupun Dispora propinsi kalimantan Barat dapat merealisasikan janjinya untuk meneruskan pembangunan fasilitas yang sangat diharapkan keberadaanya oleh atlet panjat tebing kalbar.jusrianto_RRI