Posted by Sigit on February 28, 2010

KALBAR BELUM BERANI KERJASAMA LISTRIK DENGAN CHINA

Krisis kelistrikan yang terjadi dikalbar telah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat. Berbaai kecaman terhadap perusahaan listrik milik negara –pln terus engalir namun hingga saat ini satu-satunya bumn yang menguasai pengaliran listrik itu belum menunjukkan kompensasi dan perbaikan apapun.

 

Dibuktikan dengan pemadaman bergilir yang mencapai 12 jam seperti di daerah jeruju kecamatan pontianak barat sepekan terakhir.adanya sinyalement permohonan kerjasama antara rrc dan kalbar dalam investasi listrik di daerah ini pun menyeruak ke publik.

 

Menurut informasi sudah ada beberapa pengusaha dari rrc yang menyambangi kalbar untuk melakukan negosiasi dan melanjutkannya dengan mou pembangunan pembangkit listrik.keyakinan publik ini bertambah dengan kedatangan duta besar rrc untuk indonesia ke kalbar yang membicarakan mengenai perdagangan bebas china asean atau cafta.

 

Ketika ditanyakan mengenai kerjasama dengan investor china gubernur kalbar cornelis mengatakan para pengusaha dari negeri tirai bambu itu sudah banyak yang menawrkan kerja sama namun pihak pemrop kalbar masih mempercayakan persoalan kelistrikan ini dengan pemerintah pusat.Sementara itu/ dala mengatasi persoalan listrik/ pemeintah propisni kalbar di tahun 2009 lalu telah mengadakan kerjasama dengan negeri jiran malaysia dimana pemerintah membeli listrik sejumlah kurang lebih 20 ribu mega watt bagi kebutuhan listirik di daerah perbatasan.seperti entikong kabupaten sanggau aruk kabupaten sambas dan badau kabupaten kapuas hulu.(reinardo sinaga_rri)

Replica Rolex